seguris luka sempat bertandang
kala cinta sempatkan malang
dengan gagahnya ia tancapkan pedang
hingga aku meradang
hanyut dalan nestapa penuh goncangan
dulu cinta itu membuaiku
menenggelamkanku dalam keasyikan duniawi
sedang kini ku tau
kebahagiaan itu hanya sementara
tertawa riang namun akhirnya akan binasa
kini waktu kian mendekat
menjemputku dengan erat
disela sisa nafasku
aku bersimpuh menghadapMu
aku memohon ampunanMu
karna hanya Engkaulah yang sepatutnya merajai hatiku
cintaku
dan kehidupanku
karna seluruh hidupku adalah Hak Mu
bukan malah untuk seseorang yang jelas haram bagiku
yang adanya hanya akan memercikan api neraka kelak nanti
naudzubillah
aku telah salah
yang begitu mencintainya
sedang kepadaMu aku lupa
ya Rabb
disepertiga malam aku menangis
ribuan tangis itu menderaku
aku benar-benar tlah berdosa
namun ku ingin tetap terangi hidupku
maka berikanlah NUR Mu
selagi nafasku masih berhembus
*akemi
Bandung, 081214
Tidak ada komentar:
Posting Komentar