terendap bayangmu
diremangnya mimpiku
menyelipkan seberkas surat digenggamku
ku baca dan kurasa
dengan sedikit berkaca-kaca
kau tuliskan kata maaf
untuk sebuah raga yang tak bisa lagi menjaga
mendekap laraku dan sedihku
begitu katanya
bila perpisahan adalah takdirnya
aku tak iungin kita berpisah karna pertengkaran
tapi aku ingin berpisah saat nafasku tak lagi untukmu
namun berbeda dengan pandanganmu
mau tidak mau aku
kau tetap meninggalkanku
tak apa jika harusnya memang begitu
karna karang dilautan takan terkikis ombak yang menerjang
pendirianmu tetap pendirianmu
sekeras apapun aku menolaknya
untuk apa ?
harusnya aku sadar
ALLAH tlah menunjukan yang terbaik dari jalanNya
Dia menghadirkan kebenaran dalam mimpiku
bahwa kau memang bukan yang terbaik bagiku
Percayalah !!
"ALLAH mengetahui apa yang tidak kau ketahui"
*akemi
Bandung, 061214
Tidak ada komentar:
Posting Komentar