Senja itu begitu mengharukan
Saat mataku terlihat sembab dihadapanmu
Kau tak bertanya apapun
Hanya duduk terdiam sembari melirik-lirik kearahku
Aku tertunduk lesu
Dengan beban pikiran yg
berkecambuk dalam kalbu
Terdengar semilir syair indah mengalun ke telingaku
Begitu mendayu merdu dalam pikirku
Kau berlagu tentang cinta
Sedang yg kau lihat adalah aku didepanmu
Aku yg hanya masa lalumu
Bagaimana kau bisa melakukan ini ?
Sekalipun hanya untuk nyanyi2 kecil semata
Lantas mengapa harus pada saat itu ?
Kau tau aku sedang berduka
Lalu kau tambah dukaku
Karna bagaimanapun juga
Aku mendengar apa yg kau lantunkan
Entah itu untuk siapa
Tapi aku ada disana
Sedikit pekalah tentang yg kurasa
*akemi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar