Rabu, 19 November 2014

*ku tatap lagi mentari

Tlah usai pergolakan kalbu
Tlah usai amarah yg menggebu
Keputusan tlah terucap dari lisanku
Dan ikhtiar tlah kulakukan padaMu
Memohon segala kepastian dari ketentuanMu
Segala petunjuk dari pengetahuanMu
Karna hanya Dialah yg Maha Mengetahui yg tersembunyi
Sedang aku
Yg tidak tahu apa-apa
Hanya bisa berdoa dan berdoa

Kini aku menatap lagi mentari
Yg sekiranya tlah gelap kulihat beberapa hari
Mungkin hari itu hari yg sulit bagiku
Tapi badai tidak ada yg abadi
Cerah pasti kan menyinari
Ribuan tetes air mata
Tlah mengiringi hari ku
Kini tak sepantasnya ia datang menyambangiku

Karna setetes air mata
Berganti dengan ribuan tawa
Begitulah hidup yg seharusnya
Tangis dan tawa menghiasinya

*akemi
Bandung, 031114

Tidak ada komentar:

Posting Komentar