Kamis, 16 April 2015

*waktu kian menyempit

waktu kian meruncing
menyempit terjepit diujung detik
dikala bumi tlah lelah terbebani
dikala mentari tlah lelah menyinari
dan dikala api neraka kian mengancam diri
namun sikapku masih saja begini
Terbelenggu dalam rayu manisnya penghuni api
tiada yg tau akhir hidup ini
apakah besok atau detik ini


Kini hatiku kian gemuruh
Bila ku tilik diriku begitu lusuh
Ingin aku mendekat
Pada NYA membuat terpikat
Biar DIA tidak sia-sia menciptakanku
Menjadikanku mulia diantara makhluk-Nya

Kupaksakan ego ini menjauh
Kuhempaskan kemalasan biar tak lagi mengeluh
Aku ingin baik dihadapanMu
Tak malu menyambut akhir hidupku nantinya
Maka kayakanlah hatiku
Lancarkanlah langkahku
Meski hari masih menuai kelam
Namun ku coba membuatnya terang

*akemi
Bandung, 280215

Tidak ada komentar:

Posting Komentar